BREAKING NEWS
IKLAN ATAS970×90320×50
Edukasi

KPID Jabar Hadir di Uniku, Gen Z Diajak Bijak Menghadapi Era Digital

KUNINGAN | VOSTER.ID- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat hadir di Universitas Kuningan (Uniku) untuk mendorong penguatan literasi media di kalangan generasi Z. Pesan tersebut disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “Gen Z Media Habits” yang diikuti ratusan mahasiswa Uniku, Kamis (1/10).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Uniku itu dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Uniku dan KPID Jawa Barat, serta MoA dan Implementation Agreement (IA) bersama Fakultas Ilmu Komputer (FKOM) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., mengatakan literasi media menjadi semakin penting seiring kedekatan generasi Z dengan media sosial dan teknologi digital.

Menurutnya, perkembangan media memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk belajar dan memperoleh informasi. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi kemampuan dalam memilah, memahami, dan mengolah informasi.

“Saya atas nama pimpinan Universitas Kuningan, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, di mana generasi, tentu saja Gen Z ini sangat kental mengenal media sosial,” ujar Anna.

Ia menuturkan, media digital dapat menjadi ruang belajar tanpa batas karena informasi dapat diperoleh dengan mudah. Meski demikian, mahasiswa perlu memiliki kemampuan literasi agar tidak sekadar menerima informasi begitu saja.

“Dengan media ini kita bisa belajar tanpa batas. Dengan adanya media kita bisa mendapatkan informasi-informasi yang bisa kita olah,” tuturnya.

Anna juga menyoroti pentingnya literasi media bagi mahasiswa FKIP yang nantinya berperan sebagai pendidik. Menurutnya, calon guru harus memiliki pemahaman yang baik tentang media sebelum mengajarkan literasi media kepada peserta didik.

“Tentu sebagai seorang guru nanti, terutama untuk FKIP, kita harus mengajarkan bagaimana siswa-siswa kita berliterasi media. Tetapi sebelum mengajarkan kepada siswa, tentu kita juga harus memiliki literasi yang baik terhadap media,” jelasnya.

Sementara itu, mahasiswa FKOM juga dinilai memiliki tanggung jawab penting karena sebagian di antaranya akan menjadi pengembang sistem aplikasi maupun algoritma.

Anna mengingatkan, teknologi yang dikembangkan tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga dapat memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi dan memandang suatu fenomena.

“Mahasiswa-mahasiswa FKOM adalah calon-calon pengembang sistem aplikasi ataupun algoritma yang nanti akan memengaruhi masyarakat ketika Anda mengembangkan algoritma tertentu yang akan memengaruhi pandangan masyarakat terhadap suatu fenomena di media tersebut,” ungkapnya.

Karena itu, Anna mengajak mahasiswa agar memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menggunakan maupun mengembangkan teknologi digital.

“Sehingga kita harus berhati-hati ketika kita menggunakan media tersebut,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, penandatanganan MoU dilakukan Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana bersama Ketua KPID Jawa Barat Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si. Sementara MoA dan IA ditandatangani Dekan FKIP Uniku Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., dan Dekan FKOM Uniku Tito Sugiharto, M.Eng.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Uniku dan KPID Jawa Barat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap media, sekaligus membangun kesadaran agar generasi Z dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
./AS

Bagikan Artikel
Kategori: Edukasi, Suara