Empat Prodi Siap Jadi Pilihan, IAI Al Ikhlas Resmi Hadir di Kuningan

KUNINGAN, Voster.id.- Pilihan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi kini semakin bertambah. Institut Agama Islam (IAI) Al Ikhlas Kuningan resmi hadir dan diperkenalkan melalui grand launching yang digelar di Aula Utama Kampus IAI Al Ikhlas, Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, Rabu (2/9/2026).
Kehadiran IAI Al Ikhlas membawa misi memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Selain menawarkan pendidikan berbasis keislaman, kampus tersebut juga berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dengan biaya yang lebih terjangkau.
Rektor IAI Al Ikhlas Kuningan, Dr. K.H. Muhammad Tata Taufik, M.Ag., mengatakan kehadiran perguruan tinggi di daerah menjadi penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat, mengingat daya tampung perguruan tinggi negeri masih terbatas.“Kita tahu jumlah Perguruan Tinggi Negeri itu tidak mampu menampung kandidat mahasiswa. Saya membaca hanya sekitar 7 persen dari jumlah itu,” kata Muhammad Tata Taufik seusai kegiatan.
Menurutnya, keterbatasan daya tampung tersebut sekaligus menjadi peluang bagi perguruan tinggi swasta untuk mengambil peran dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas, termasuk bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Ia meyakini, semakin banyak masyarakat yang memperoleh pendidikan tinggi, semakin besar pula peluang suatu daerah untuk berkembang.“Semakin banyak orang yang melek di satu wilayah, saya punya keyakinan bahwa itu akan membuat wilayah itu bergerak,” ujarnya.
Untuk tahap awal, IAI Al Ikhlas Kuningan menawarkan empat program studi, yakni Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Keempat program studi tersebut memiliki fokus pengembangan masing-masing. Manajemen Pendidikan Islam akan diarahkan pada penguatan pengelolaan pesantren. Sementara Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Bahasa Inggris disiapkan untuk menjawab kebutuhan bidang keguruan. Adapun Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir diarahkan untuk memperkuat pengembangan keulamaan yang memiliki kesinambungan dengan pendidikan pesantren.
“Kita punya Manajemen Pendidikan Islam, kita akan konsentrasi ke pesantren. Kemudian Pendidikan Agama Islam untuk keguruan, Pendidikan Bahasa Inggris juga untuk keguruan, dan kita siapkan Al-Qur’an dan Tafsir untuk keulamaan,” jelasnya.
Muhammad Tata Taufik mengatakan, pendirian IAI Al Ikhlas juga ditopang pengalaman lembaga pendidikan pesantren yang selama ini telah melahirkan lebih dari 1.000 lulusan. Pihaknya telah melakukan tracking terhadap para alumni untuk melihat dampak pendidikan pesantren terhadap kehidupan mereka. Hasilnya, sekitar 80 persen alumni menyatakan bekal yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren turut berperan dalam kehidupan mereka saat ini.

“80 persen mereka merasa bahwa bekal-bekal selama hidup mereka sekarang adalah produk dari pengalaman mereka di pondok,” ungkapnya.
Ia menyebut kemampuan bertahan menghadapi berbagai tantangan atau self-resilience dan endurance menjadi salah satu bekal penting yang diperoleh para alumni selama berada di lingkungan pesantren. Tak hanya berorientasi pada pendidikan akademik, IAI Al Ikhlas juga membawa misi sosial. Kampus tersebut memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat di wilayah Desa Ciawilor, khususnya yang berada di lingkungan pesantren. “Untuk wilayah Desa Ciawilor ini, di pesantren ini, gratis. Itu sebagai social responsibility lembaga kita terhadap masyarakat,” tuturnya.
Menurutnya, keberpihakan kepada masyarakat menjadi bagian penting dari tujuan pendirian IAI Al Ikhlas. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.“Kita pro-poor, kita lebih memihak kepada masyarakat. Karena tujuan pendidikan dan pendirian sebuah lembaga bagi kami memang untuk membangun masyarakat,” tegasnya.
Seiring pelaksanaan grand launching, proses penerimaan mahasiswa baru IAI Al Ikhlas Kuningan juga mulai dihimpun.Dengan empat program studi yang ditawarkan, IAI Al Ikhlas diharapkan menjadi pilihan baru bagi masyarakat Kuningan untuk memperoleh pendidikan tinggi berbasis keislaman yang berkualitas, mudah diakses dan terjangkau.Kehadiran kampus tersebut sekaligus memperkuat pilihan pendidikan tinggi di Kuningan serta membuka peluang lebih besar bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah asal. (Sulis)

