Kepsek SMPN 1 Cilimus Apresiasi Sosialisasi Anti-Bullying KKN UNISA
![]() |
| Kepala SMPN 1 Cilimus, Hj. Ida Nurhaeda, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai edukasi anti-bullying sangat membantu program sekolah. Foto : Ist |
KUNINGAN, Voster.id --
Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi pelajar mendapat dukungan dari SMPN 1 Cilimus. Kepala SMPN 1 Cilimus, Hj. Ida Nurhaeda, mengapresiasi kegiatan sosialisasi pencegahan bullying yang digelar mahasiswa KKN UNISA Kelompok 03 Desa Bojong.
Sosialisasi bertema “Teman Bukan Lawan, Ciptakan Sekolah Tanpa Bullying” tersebut berlangsung Rabu (19/8) dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga yang berkompeten di bidangnya.
Mereka di antaranya Anggota Komisi II DPRD Kuningan Fraksi Gerindra Sri Laelasari, Penyuluh Anti Narkoba Ahli Pertama BNN Kuningan Ine Dewi Juniar Kurniawati, S.KM., UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Kuningan yang diwakili Kasubag TU Euis Nurmala, S.E., serta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kuningan Asep Susan Sonjaya Suoarman, S.Kom.
Hj. Ida Nurhaeda mengatakan, kegiatan tersebut sangat membantu program sekolah, khususnya dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai pentingnya hidup rukun dan menghormati sesama.
“Kegiatan ini sangat bagus sekali, membantu program sekolah. Sesuai instruksi dari Mendikdasmen, ada program rukun sama teman dan Ikrar Pelajar Indonesia. Di dalamnya jelas, rukun sama teman dan tidak ada bullying di sekolah dalam bentuk apa pun,” ujar Ida.
Menurutnya, sosialisasi yang melibatkan mahasiswa KKN UNISA menjadi semakin bermanfaat karena menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, mulai dari DPRD, BNN, UPTD PPA hingga KPA.
Ia menilai, kolaborasi tersebut membuat siswa memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai dampak bullying dan pentingnya menjaga lingkungan sekolah dari berbagai bentuk perundungan.
“Dengan adanya kegiatan sosialisasi anti-bullying dari mahasiswa KKN UNISA, apalagi bisa menghadirkan narasumber yang kompeten, bagi kami ini sangat bermanfaat dan sangat dinantikan,” katanya.
Ida juga mengungkapkan, kegiatan serupa yang digagas perguruan tinggi belum banyak dilakukan di sekolahnya. Karena itu, ia memberikan apresiasi khusus kepada mahasiswa KKN UNISA Kelompok 03 Desa Bojong.
“Ini baru UNISA yang mengadakan sosialisasi di sekolah. Belum ada dari perguruan tinggi lainnya yang seperti ini. Jadi satu kata untuk mahasiswa KKN UNISA, hebat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua KKN UNISA Kelompok 03 Desa Bojong, Husni Malik, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying sekaligus menanamkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.
Melalui tema “Teman Bukan Lawan”, mahasiswa KKN UNISA ingin mengajak siswa membangun hubungan pertemanan yang sehat serta tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk melakukan perundungan.
“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying serta menanamkan sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, dan membangun hubungan pertemanan yang positif,” kata Husni.
Ia berharap siswa tidak hanya memahami bahaya bullying, tetapi juga berani mengambil sikap ketika melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
“Kami mendorong siswa agar tidak menjadi pelaku maupun korban bullying, berani menyampaikan ketika melihat tindakan perundungan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying,” pungkasnya.
./Angga


